• Madjongke.com
  • Kontak
  • Facebook

Madjongke

Bacaan Santai Kehidupan Sehari-hari

  • Beranda
  • Cinta
  • Kehidupan
  • Kesetiaan
  • Wanita/Cewek
  • Cowok/Pria
  • Kendaraan
  • Lainnya
    • Kata-kata
    • Travel
    • Berita
    • Komik
    • Suami
    • Mertua
    • Resep Masakan
    • Anak
    • Kisah nyata
    • Mantan
    • Lain-lain
Beranda » kendaraan » 4 Kerugian Ganti Velg Mobil Dengan Diameter Lebih Besar Dari Standar Pabrik

4 Kerugian Ganti Velg Mobil Dengan Diameter Lebih Besar Dari Standar Pabrik

Untuk orang yang menyukai modifikasi mobil tentunya tidak asing dengan mengganti velg variasi yang dianggap lebih gaul daripada standar pabrik. Namun kebanyakan cenderung mengganti velg standar dengan diameter yang lebih besar.

Misalnya saja ring 15 kemudian diganti dengan ring 18 diikuti oleh penyesuaian ukuran ban dan lain sebagainya yang dibutuhkan. Ganti velg, tentu saja ganti ban dengan diameter yang sama, dan untuk menyesuaikan lebar kolong ban harus lebih tipis dari standar.

Karena hal itu akan muncul beberapa masalah jika penggantian velg dengan diameter lebih besar tidak diukur dengan tepat.

4 Kerugian Ganti Velg Mobil Dengan Diameter Lebih Besar Dari Standar Pabrik


diameter velg lebih besar


1. speedometer jadi tidak valid

Dengan mengganti velg dengan diameter yang lebih besar, tentu harus diimbangi dengan penyesuaian rasio ban yang lebih kecil. Jika tidak akan muncul masalah pada speedometer yang tidak lagi valid sesuai standar pabrik. Namun ada solusinya yaitu melakukan kalibrasi pada speedometer atau dengan menyesuaikan diameter ban dan velg secara keseluruhan.

2. Aspek rasio ban akan semakin kecil yang akan berpengaruh pada kenyamanan

Ban yang semakin tipis akan membuat mobil kehilangan kenyamanan, sebab fungsi ban untuk meredam getaran semakin berkurang. Sehingga getaran jalan akan lebih dirasakan baik bagi pengemudi maupun penumpang.

3. Juga akan membuat usia pakai kaki-kaki menjadi lebih pendek

Selain akan membuat kenyamanan berkurang, rasio ban yang semakin kecil akan memperkecil defleksinya. Hal itu akan memberi pengaruh buruk pada kaki-kaki. Beban kemudi lebih berat karena diameter lebih besar sehingga roda gigi kemudi akan lebih cepat aus, tie-rod, ball-joint, sampai bearing roda akan mengalami usia pakai lebih pendek.

4. Power steering juga akan bekerja lebih keras

Seperti sebelumnya, diameter yang lebih besar akan membuat beban kemudi lebih besar. Hal ini juga akan berpengaruh pada usia pakai power steering. Apalagi dalam pemakaian, tidak memperhatikan faktor lain penyebab power steering cepat rusak.

Baca juga: 5 Hal dan Kebiasaan Menyetir Mobil Yang Bikin Power Steering Cepat Rusak

Itu saja kerugian mengganti velg dengan diameter lebih besar dari standar pabrik. Kalau memang benar-benar ingin, sebaiknya konsultasikan pada bengkel terkait untuk mendapatkan rekomendasi ukuran yang aman.

Rohmad Nur Hidayat, Sabtu, 22 Januari 2022

Bagikan

#kendaraan #Terbaru
Artikel Terkait
Lebih baru
Lebih lama
Beranda

10 Terpopuler

Beranda | Tentang | Kontak | Privacy Policy | Syarat Dan Ketentuan | Sitemap
Copyright © 2012-2025 Madjongke - All Rights Reserved
Powered by Blogger