• Madjongke.com
  • Kontak
  • Facebook

Madjongke

Bacaan Santai Kehidupan Sehari-hari

  • Beranda
  • Cinta
  • Kehidupan
  • Kesetiaan
  • Wanita/Cewek
  • Cowok/Pria
  • Kendaraan
  • Lainnya
    • Kata-kata
    • Travel
    • Berita
    • Komik
    • Suami
    • Mertua
    • Resep Masakan
    • Anak
    • Kisah nyata
    • Mantan
    • Lain-lain
Beranda » kehidupan » 7 Jebakan Yang Sering Menimpa Ketika Beli Mobil Pertama Kali

7 Jebakan Yang Sering Menimpa Ketika Beli Mobil Pertama Kali

mobil bekas

Ketika ingin membeli mobil pertama kali, sering sekali calon pengguna awam mengalami kondisi yang menjebak dirinya sendiri. Jadi jebakan itu muncul bukan karena unsur kesengajaan dari sales atau penjual saja, tapi juga bisa berasal dari kondisi pembeli awam itu sendiri. Bahkan hal seperti ini sering terjadi meskipun pembeli awam mengajak orang yang lebih ahli. Dan berikut ini jebakan yang sering dialami oleh pembeli awam.

1. Keinginan untuk segera memiliki unit terkait tanpa memikirkan hal lain. Padahal sebelumnya sudah punya rencana untuk sekedar melihat-lihat dulu, mempertimbangkan, bahkan berencana untuk melihat unit lain sebagai pembanding. Tapi ketika sampai didepan unit terkait, semua bisa buyar. Inilah yang sering menjebak calon pembeli. Terutama pada transaksi mobil bekas. Hingga akhirnya setelah didepan unit, calon pembeli cenderung buru-buru dan keinginan untuk segera memiliki mobil menjadi lebih kuat.

2. Khusus untuk pembelian secara kredit, calon pembeli juga sering terjebak oleh surat perjanjian yang menjadi syarat pengajuan kredit. Banyak yang asal tanda tangan tanpa membaca lebih dulu lembaran demi lembaran yang diberikan. Biasanya hal ini terjadi karena sudah terlanjur senang karena akan segera memiliki mobil impian.

3. Masih dengan pembelian menggunakan sistem kredit, pembeli juga banyak yang terpaku pada simulasi kredit didalam brosur. Padahal cicilan tersebut masih bisa dinego. Namun banyak juga yang langsung setuju dengan nominal kredit yang tertera.

4. Khusus untuk mobil bekas, banyak juga pembeli yang mengabaikan kerusakan kecil dan menganggap bahwa hal itu adalah kerusakan sepele. Kemudian merasa bahwa hal itu bisa diatasi dengan mudah. Padahal kerusakan kecil tetap saja membutuhkan biaya untuk perbaikan, yang kadang lebih mahal dari perkiraan penjual. Atau bahkan bisa saja kerusakan yang tampak kecil itu sebenarnya terhubung pada kerusakan yang lebih besar.

5. Harga kredit lebih murah daripada dibayar tunai. Ini juga sering menjebak, karena dengan trik psikologi satu ini pembeli jadi menganggap lebih baik mengambil dengan cara kredit, padahal sebenarnya mampu membayar tunai. Meskipun hitungannya jelas jauh lebih mahal. Dealer mendapatkan refund sehingga keuntungan lebih besar, dan itu dibebankan pada pembeli yang membayar dengan cara menyicil. Misalnya harga cash 170 juta, sementara harga kredit cuma 160 juta. Padahal jumlah pinjaman + uang muka + bunga = bisa mencapai 200 juta lebih.

6. Pengurangan harga beli untuk biaya perbaikan. Ini juga bisa menjadi sebuah jebakan. Kerusakan diperkirakan membutuhkan biaya 300 ribu sehingga penjual memberikan potongan 300 ribu sebagai perbaikan. Biasanya dengan kata "Benerin itu paling cuma 300 ribu, itu sudah paling mahal. Jadi saya kasih potongan buat benerin bagian itu". Tapi faktanya setelah dibawa ke bengkel nanti, kebanyakan membutuhkan biaya yang lebih mahal. Logikanya, jika memang murah, seharusnya diperbaiki dulu baru dijual.

7. Pedagang atau makelar yang mengaku sebagai pemilik langsung. Ini juga sering menjebak karena pembeli berharap dapat harga lebih murah karena beli kepada pemilik langsung, padahal pedagang yang sedang melakukan penyamaran. Hal ini tentu saja berlaku pada pembelian mobil bekas.
Rohmad Nur Hidayat, Selasa, 29 Desember 2020

Bagikan

#kehidupan #Terbaru
Artikel Terkait
Lebih baru
Lebih lama
Beranda
Lihat versi seluler

10 Terpopuler

  • Cerita Cinta Terlarang Dengan Istri Orang (Nyata)
    ....Suaminya merantau untuk bekerja sehingga kami dengan leluasa menjalin hubungan. Dia begitu baik dan sangat dewasa hingga membuat aku ben...
  • 10 Arti Kata Hmm Dari Wanita Saat Chat, Kamu Yang Mana?
    Penggunaan kata hmm sebenarnya digunakan untuk menunjukkan kondisi sedang berpikir. Seharusnya setelah menggunakan kata itu ada kalimat teru...
  • 12 Kalimat Pengganti Untuk Tanya 'Sudah Punya Pacar Belum?'
    Dengan teman satu aktivitas saja kadang kamu tidak bisa mengetahui secara pasti dia punya pacar atau tidak, apalagi dengan orang yang belum...
  • Asal Usul Sejarah Panggilan Om dan Tante, Banyak Yang Salah Kaprah?
    Asal Usul Panggilan Om dan Tante? Lagi cari artikel yang membahas tentang itu yah? Pas banget nih! Artikel kali ini akan membahas secara khu...
  • Kisah Cinta Terlarang Om Dan Keponakan (Nyata)
    Kisah ini benar-benar dialami Oleh teman Madjongke.com sendiri. Sebut saja namanya Ida, Ida merupakan Wanita dari Kota A dan punya Paman (ad...
  • 10 Kata-kata Untukmu Yang Gagal Berumah Tangga, Pelajaran Motivasi
    Perceraian memang bukan hal yang sebenarnya diinginkan. Hal itu cenderung terjadi karena keterpaksaan meskipun diawali oleh keegoisan dan r...
  • Cara Enak Membuat Rendang Padang
    Kebetulan hari ini kakak madjongke yang tinggal di Padang berkunjung dan sepertinya akan tinggal lama di Jawa. Sehingga ada ide untuk memba...
  • 15 Tanda Wanita Asli Jomblo, Bukan Cuma Pura-pura Jomblo
    Pria sering merasa kesulitan dalam mencari pasangan, tidak selalu karena tidak diinginkan oleh wanita. Yang ada Pria justru sering salah da...
  • 20 Kata-kata Sedih Anak Tiri Kurang Kasih Sayang
    Saat awal-awal menjadi anak tiri, oleh orang tua tiri masih terkesan disayangi, diperhatikan, dan seolah menjadi prioritas utama. Tapi seir...
  • Sewa Dekor Salatiga, Dekor Pengantin, Lamaran, Ulang Tahun, dan Lainnya - 087832288680
    Apakah Anda sedang mencari dekorasi yang unik dan menarik untuk acara spesial Anda? Kami hadir untuk membantu! Kami menawarkan jasa sewa dek...
Beranda | Tentang | Kontak | Privacy Policy | Syarat Dan Ketentuan | Sitemap
Copyright © 2012-2025 Madjongke - All Rights Reserved
Powered by Blogger