• Madjongke.com
  • Kontak
  • Facebook

Madjongke

Bacaan Santai Kehidupan Sehari-hari

  • Beranda
  • Cinta
  • Kehidupan
  • Kesetiaan
  • Wanita/Cewek
  • Cowok/Pria
  • Kendaraan
  • Lainnya
    • Kata-kata
    • Travel
    • Berita
    • Komik
    • Suami
    • Mertua
    • Resep Masakan
    • Anak
    • Kisah nyata
    • Mantan
    • Lain-lain
Beranda » kendaraan » 6 Penerapan Teknik Setengah Kopling Pada Mobil Manual Yang Aman Dan Tidak

6 Penerapan Teknik Setengah Kopling Pada Mobil Manual Yang Aman Dan Tidak

Teknik setengah kopling memang dibutuhkan saat menyetir mobil manual. Tapi penerapan yang berlebihan juga bisa menyebabkan kampas koppling cepat habis atau malah bisa terbakar. Untuk itu perlu memahami penggunaan teknik setengah kopling yang aman dan yang tidak aman.

6 Penerapan Teknik Setengah Kopling Pada Mobil Manual Yang Aman Dan Tidak


teknik setengah kopling


1. Saat start dari gigi 1

Ini termasuk aman karena memang harus seperti itu. Agar mobil melaju dengan halus dan tidak tersentak apalagi malah mati mesin. Siapapun pasti menggunakan teknik setengah kopling dalam penerapannya. Yang penting jangan terlalu lama, sebisa mungkin segera angkat pedal kopling secara sepenuhnya.

2. Saat mundur

Saat mundur kita juga perlu setengah kopling lebih lama. Makanya mundur terlalu jauh tidak disarankan setengah kopling terus menerus. Lebih baik full angkat pedal kopling sebelum memastikan kondisi di belakang mobil benar-benar aman.

3. Saat maju mundur sedikit-sedikit

Terutama saat parkir, ini tentu lebih aman daripada melaju dan berhenti secara mendadak. Perlahan dengan teknik setengah kopling agar tidak menabrak atau telat berhenti pada posisi yang tepat.

4. Macet di jalan tanjakan

Macet di jalan menanjak apalagi posisi diam dalam waktu lama, lebih baik tidak menggunakan setengah kopling. Disarankan menggunakan rem tangan atau rem kaki dalam posisi netral. Sebelum jalan dalam kemacetan, akan lebih aman menggunakan teknik rem tangan agar kampas kopling tidak terbakar.

5. Curi start dengan masuk dari gigi 2 atau 3

Ini juga buruk untuk tingkat keawetan kampas kopling. Lebih baik start dari gigi 1 pada jalanan normal. Tidak perlu curi start dari mobil lain ketika di lampu merah. Sebab untuk mendapatkan tenaga yang dibutuhkan, teknik setengah kopling akan lebih lama digunakan.

6. Menambah power ketika tanjakan tidak kuat

Ada juga yang malas oper gigi lebih rendah akhirnya menggunakan teknik setengah kopling untuk menambah tenaga. Ini juga buruk dan tidak aman. Lebih baik jika memang kehabisan tenaga, segera kurangi gigi menjadi lebih rendah agar kampas kopling menjadi lebih awet dan tidak mudah terbakar.

Baca juga: 8 Teknik Agar Kampas Kopling Mobil Manual Super Awet Bertahun-tahun

Rohmad Nur Hidayat, الثلاثاء، 13 سبتمبر 2022

Bagikan

#kendaraan #Terbaru
Artikel Terkait
Lebih baru
Lebih lama
الصفحة الرئيسية

10 Terpopuler

Beranda | Tentang | Kontak | Privacy Policy | Syarat Dan Ketentuan | Sitemap
Copyright © 2012-2025 Madjongke - All Rights Reserved
Powered by Blogger