• Madjongke.com
  • Kontak
  • Facebook

Madjongke

Bacaan Santai Kehidupan Sehari-hari

  • Beranda
  • Cinta
  • Kehidupan
  • Kesetiaan
  • Wanita/Cewek
  • Cowok/Pria
  • Kendaraan
  • Lainnya
    • Kata-kata
    • Travel
    • Berita
    • Komik
    • Suami
    • Mertua
    • Resep Masakan
    • Anak
    • Kisah nyata
    • Mantan
    • Lain-lain
Beranda » kendaraan » 6 Perilaku Yang Biasanya Bikin Pengguna Jalan Tol Lain Tidak Sabar Dan Jengkel, Sebaiknya Dihindari

6 Perilaku Yang Biasanya Bikin Pengguna Jalan Tol Lain Tidak Sabar Dan Jengkel, Sebaiknya Dihindari

Sebenarnya perilaku kita di jalan tol, kadang kala bisa menyebabkan pengguna mobil lain jengkel, tidak sabar, bahkan marah-marah. Mungkin kita tidak akan tahu, karena kita tidak mengerti kondisi di dalam mobil orang lain. Tapi kalau posisinya dibalik, menjadi hal normal jika kita bisa merasakan perasaan yang sama. Untuk itu, hindari perilaku ini di jalan tol.

6 Perilaku Yang Biasanya Bikin Pengguna Jalan Tol Lain Tidak Sabar Dan Jengkel, Sebaiknya Dihindari


perilak di jalan tol


1. Saldo e toll habis tepat di gardu pembayaran

Meksipun ini tidak ada unsur kesengajaan, tapi sebaiknya kita antisipasi sejak awal. Isi saldo e toll secukupnya agar tidak kehabisan dalam perjalanan. Meskipun ini bisa dikatakan 'musibah', tapi tetap saja bisa bikin orang lain jengkel. Apalagi jika orang lain dibelakang kita sedang buru-buru mengejar waktu untuk sampai ke tujuan.

2. Berada di lajur kanan dengan kecepatan yang mirip dengan mobil di lajur kiri

Misalnya saja lajur kiri padat dengan kecepatan rata-rata 85 km/jam. Karena lajur kanan kosong akhirnya kita inisatif ambil dengan kecepatan yang mirip. Otomatis mobil dari belakang yang menggunakan kecepatan lebih tinggi, jengkel karena jelas-jelas lajur kanan kosong. Hanya mobil kita yang lambat menghalangi jalan dan bisa saja menciptakan kemacetan panjang.

3. Masuk ke lajur kanan untuk mendahului dengan cara memotong mobil lain

Sejak awal berada di lajur kiri tapi karena ada 'hambatan' akhirnya memutuskan untuk mendahului. Tapi tidak mau mengalah lebih dulu dan langsung ambil lajur kanan sampai memotong mobil yang jelas-jelas sejak awal berada di lajur kanan. Padahal rata-rata kecepatan mobil di lajur kanan, cenderung lebih tinggi.

4. Lampu sein menyala terus, tapi hanya masuk setengah badan diantara lajur kanan dan kiri

Biasanya ada keraguan jika mengalami hal ini. Entah mau pindah lajur kanan atau kiri, tapi kurang begitu yakin. Sehingga mobil hanya berada diantara kedua lajur dengan lampu sein terus menyala. Mobil lain dibelakang jadi ragu, mau ambil kanan atau kiri untuk mendahului, sehingga malah bikin macet mobil-mobil dibelakang.

5. Masuk ke lajur kiri setelah mendahului tapi terlalu mepet

Mobil lain sejak awal berada di lajur kiri, dengan kecepatan konstan. Tapi kita mendahului kemudian ambil kiri terlalu mepet. Otomatis mobil lain kaget dan bisa memicu rem mendadak. Itu sangat berbahaya.

6. Kecepatan yang tidak stabil

Ada mobil lain yang mengekor, tapi kecepatan kita naik turun. Seperti orang main-main karena kadang injak gas dalam-dalam, tapi kemudian melambat secara signifikan. Hal ini bikin jengkel karena bisa menyebabkan tabrak belakang.

6. Mendahului tapi kemudian membiarkan diri disalip, kemudian mendahului lagi

Seperti menantang untuk balapan. Kalau jiwa muda dengan mobil yang mendukung, pasti akan dilibas habis. Tapi kalau sudah mikir panjang biasanya tidak diladeni, meski sebenarnya kesal juga.

Baca juga: 6 Ciri Fisik Mobil Yang Didesain Kencang Untuk Ngebut Di Jalanan, Awam Pun Paham

Rohmad Nur Hidayat, الثلاثاء، 22 نوفمبر 2022

Bagikan

#kendaraan #Terbaru
Artikel Terkait
Lebih baru
Lebih lama
الصفحة الرئيسية

10 Terpopuler

Beranda | Tentang | Kontak | Privacy Policy | Syarat Dan Ketentuan | Sitemap
Copyright © 2012-2025 Madjongke - All Rights Reserved
Powered by Blogger