• Madjongke.com
  • Kontak
  • Facebook

Madjongke

Bacaan Santai Kehidupan Sehari-hari

  • Beranda
  • Cinta
  • Kehidupan
  • Kesetiaan
  • Wanita/Cewek
  • Cowok/Pria
  • Kendaraan
  • Lainnya
    • Kata-kata
    • Travel
    • Berita
    • Komik
    • Suami
    • Mertua
    • Resep Masakan
    • Anak
    • Kisah nyata
    • Mantan
    • Lain-lain
Beranda » kehidupan » 7 Resiko Bangun Rumah, Hanya Modal Kirim Uang Dari Perantauan

7 Resiko Bangun Rumah, Hanya Modal Kirim Uang Dari Perantauan

Setiap orang tentu punya impian untuk bangun rumah sesuai keinginan. Namun tidak semua orang punya dana cukup untuk mewujudkannya. Sehingga salah satu solusi untuk memenuhi pendanaan bangun rumah, adalah merantau untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dengan gaji tinggi.

Kemudian dari perantauan meminta orang yang dipercaya untuk menjadi tangan kedua mengurusi pembangunan di kampung. Misalnya saja menyerahkan kepercayaan kepada kerabat dekat baik itu pasangan, saudara, bahkan mungkin saja tetangga yang hanya memiliki hubungan saudara jauh.

Tentu saja ada resiko jika memutuskan hal ini. Berdasarkan banyak kasus yang terjadi, biasanya ini resiko yang besar kemungkinan terjadi jika bangun rumah hanya mengandalkan kirim duit dari perantauan.

7 Resiko Bangun Rumah, Hanya Modal Kirim Uang Dari Perantauan


bangun rumah


1. Desain rumah tidak sesuai keinginan padahal sudah dijelaskan bahkan diberi gambar desain yang jelas

Kadang memang tidak ada niat untuk berbuat tidak sesuai, tapi kadang komunikasi tidak langsung menciptakan salah pemahaman. Akhirnya apa yang diminta tidak sesuai dengan harapan. Apalagi yang hanya modal omongan saja, yang modal gambar desain saja, kadang di lapangan mendapatkan hasil yang berbeda.

2. Biaya membengkak karena banyak dana yang dipangkas

Dana yang dipangkas itu biasanya orang kepercayaan sengaja memotong untuk biaya yang tidak perlu. Misalnya menghitung sendiri biaya perjalanan melebihi batas kewajaran. Dan masih banyak hal lain, yang intinya biaya pemangkasan sesuai keinginan orang yang diberi tanggung jawab.

3. Mendorong orang untuk berbuat kecurangan

Bahkan juga bisa mendorong orang untuk melakukan kecurangan masalah pembiayaan, manipulasi nota dan sebagainya. Atau kecurangan seperti misalnya menggunakan uang yang ada untuk kepentingan pribadi lebih dulu. Atau mengambil bahan untuk renovasi rumahnya sendiri. Misalnya ambil semen 1 untuk memperbaiki kamarnya sendiri, atau renovasi salah satu bagian rumahnya sendiri.

4. Pekerjaan asal-asalan karena pencarian Tukang asal mau dibayar murah

Kita juga belum tentu mendapatkan Tukang sesuai harapan. Kadang demi mendapatkan keuntungan lebih, asal cari tukang yang penting dapat dan mau dibayar murah. Dengan begitu margin atau selisih bayaran standar tukang bisa masuk kantong pribadi.

5. Pengawasan yang kurang maksimal

Pengawasan juga bisa kurang maksimal, karena calon pemilik rumah tidak bisa mengawasi langsung. Padahal sudut pandang pemilik dana dengan tangan kedua itu jelas berbeda. Ada kemungkinan mendapatkan orang yang malas, dan hanya mengawasi seperlunya saja.

6. Tidak bisa komplain langsung ketika ada hal yang tidak berkenan

Meskipun dapat kiriman foto setiap prosesnya, belum tentu itu sesuai dengan melihat langsung. Kadang di foto tampak baik-baik saja, tapi jika lihat langsung ada hal yang tidak benar. Dan kekecewaan itu biasanya muncul setelah pulang dari perantauan.

7. Pengurangan material dengan takaran atau kualitas yang kurang baik

Besi untuk beton dikurangi, campuran semen dikurangi, dan masih banyak cara lain untuk mengurangi material. Hal ini tentu saja dikombinasikan dengan poin ketiga untuk mendapatkan keuntungan lebih dari yang seharusnya.

Saran

Karena banyaknya kasus kekecewaan setelah pemilik pulang dari perantauan, hal ini sebenarnya kurang bagus untuk dilaksanakan. Lebih baik jika ingin bangun rumah dari perantauan, orang kepercayaan hanya diberi tugas untuk mengawasi.

Misalnya saja dari anggota keluarga. Sisanya diberikan pada pemborong profesional, karena ada desain yang jelas, rancangan belanja, dan masih banyak yang lainnya.

Sehingga meskipun lebih mahal dari pembangunan normal (diawasi sendiri), tapi setidaknya uang tidak terbuang sia-sia. Misalnya untuk pemborong bangunan dana 300 juta mendapatkan hasil setara rumah 280 juta jika diawasi sendiri, itu lebih baik daripada dicurangi kerabat kemudian mendapatkan hasil setara 150 juta tapi uang yang dikeluarkan senilai 300 juta.

Baca juga: Nomor Kontraktor Bangunan Kota Salatiga

Rohmad Nur Hidayat, Sabtu, 08 Juli 2023

Bagikan

#kehidupan #Terbaru
Artikel Terkait
Lebih baru
Lebih lama
Beranda

10 Terpopuler

  • 10 Arti Kata Hmm Dari Wanita Saat Chat, Kamu Yang Mana?
    Penggunaan kata hmm sebenarnya digunakan untuk menunjukkan kondisi sedang berpikir. Seharusnya setelah menggunakan kata itu ada kalimat teru...
  • Asal Usul Sejarah Panggilan Om dan Tante, Banyak Yang Salah Kaprah?
    Asal Usul Panggilan Om dan Tante? Lagi cari artikel yang membahas tentang itu yah? Pas banget nih! Artikel kali ini akan membahas secara khu...
  • Kisah Cinta Terlarang Om Dan Keponakan (Nyata)
    Kisah ini benar-benar dialami Oleh teman Madjongke.com sendiri. Sebut saja namanya Ida, Ida merupakan Wanita dari Kota A dan punya Paman (ad...
  • Mengatasi Artikel Yang Hilang Dari Index Google
    Artikel yang sebelumnya sudah terindex google bahkan ada pada halaman pertama atau yang lebih baik ada pada posisi pertama tiba-tiba setela...
  • Cerita Cinta Terlarang Dengan Istri Orang (Nyata)
    ....Suaminya merantau untuk bekerja sehingga kami dengan leluasa menjalin hubungan. Dia begitu baik dan sangat dewasa hingga membuat aku ben...
  • 12 Kalimat Pengganti Untuk Tanya 'Sudah Punya Pacar Belum?'
    Dengan teman satu aktivitas saja kadang kamu tidak bisa mengetahui secara pasti dia punya pacar atau tidak, apalagi dengan orang yang belum...
  • 20 Cara Lepas Dari Hubungan Cinta Dengan Suami Orang
    Lepas bukan hanya soal hubungan tapi juga perasaan, sehingga melepaskan diri itu tidak akan meninggalkan luka yang berkepanjangan. Sehingga...
  • Alasan Orang Yang Sering Dibantu Cenderung Tidak Tahu Diri, Bahkan Ngelunjak
    Kamu kenal orang yang sering dibantu tapi cenderung tidak tahu diri. Biasanya hal ini terjadi pada lingkup orang terdekat. Seolah-olah bantu...
  • 10 Kata-kata Untukmu Yang Gagal Berumah Tangga, Pelajaran Motivasi
    Perceraian memang bukan hal yang sebenarnya diinginkan. Hal itu cenderung terjadi karena keterpaksaan meskipun diawali oleh keegoisan dan r...
  • 7 Tips PDKT Janda Anak Satu Agar Dia Meleleh
    Kalau Kamu saat ini naksir Janda anak satu tentunya ada keinginan untuk membuatnya benar-benar mau menerima Kamu. Kelihatannya mudah tapi ...
Beranda | Tentang | Kontak | Privacy Policy | Syarat Dan Ketentuan | Sitemap
Copyright © 2012-2025 Madjongke - All Rights Reserved
Powered by Blogger